RSS

KETERBACAAN WACANA BUKU BINA BAHASA INDONESIA DAN KETERPAHAMANNYA OLEH SISWA SDN KARANGPAWULANG 4 KOTA BANDUNG TAHUN AJARAN 2009-2010

02 Jan

oleh: Isna Sulastri

 

ABSTRAK

Adanya isu tentang rendahnya tingkat keterbacaan wacana buku pelajaran jenjang Sekolah Dasar, menantang peneliti untuk  membuktikannya. Bertemali dengan keinginan ini, peneliti memilih buku Bina Bahasa Indonesia jilid 4B, 5B dan 6B terbitan 2007  sebagai sasaran penelitian. Ketiga buku ini disusun oleh Tim Bina Karya Guru dan diterbitkan oleh penerbit Erlangga, Jakarta.  Hasil penelitian ini dituangkan dalam tesis yang berjudul “Keterbacaan Wacana Buku Bina Bahasa Indonesia dan Keterpahamannya oleh Siswa SDN Karangpawulang 4 Kota Bandung Tahun Ajaran 2009-2010”.

Berkaitan dengan judul itu, ada lima tujuan yang diharapkan dapat dicapai. Kelima tujuan ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat keterbacaan wacana buku tersebut berdasarkan (1) teori Fry dan (2)  teori Taylor. Selain itu juga untuk mendeskripsikan (3) kompleksitas kalimat dan (4)  tingkat kerumitan kata-katanya, serta (5) keterpahamannya oleh siswa sampel.

Penelitian ini mempergunakan metode penelitian kepustakaan dan metode deskriptif-analitik. Peneliti memakai enam teknik  untuk mengumpulkan data, yaitu  (1) membaca teks, (2) analisis Fry, (3) tes lesap, (4) observasi, (5) tanya jawab lisan, serta (6) evaluasi penimbang. Untuk membedah datanya, peneliti memakai dua “pisau analisis”  yaitu Fry dan Taylor. Penyekoran data hasil tes lesap peneliti lakukan dengan mengacu kepada empat standar, yaitu standar (1) Rye, (2) Rankin dan Chulhane, (3) Welton dan Mallan, serta (4) standar Zint.

Temuan hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) dilihat dari analisis Fry ternyata tingkat keterbacaan wacana sampel buku BBI 4B tergolong invalid, BBI 5B rendah, dan BBI 6B nyaris invalid. (2) Hasil analisis berdasarkan teori Taylor mengungkapkan bahwa kesembilan wacana sampel termasuk Frustrasi jika dilihat dari standar Rye dan tergolong Instruksional dilihat dari standar Rankin dan Chulhane, Welton dan Mallan, serta standar Zint. Selanjutnya, (3) Kompleksitas kalimat menurut para penimbang tidak akan mengganggu pemahaman karena kalimat-kalimat dalam wacana itu merupakan kalimat sederhana. (4) Kerumitan kata-katanya berdasarkan evaluasi penimbang juga tidak akan mengganggu pemahaman, karena kata-kata dalam wacana tersebut sudah diajarkan dan seyogianya dikenal siswa. (5) Akan tetapi hasil uji keterpahaman mengungkapkan bahwa wacana itu ternyata belum mudah dipahami siswa. Realita ini menyisakan celah untuk diteliti lagi oleh peneliti selanjutnya.

Berdasarkan temuan tersebut, peneliti  belum merekomendasikan pemakaian kesembilan wacana sampel sebagai bahan ajar di SD. Sebaiknya guru menggantinya dengan wacana buatan sendiri yang lebih kontekstual dan memiliki tingkat keterbacaan tinggi, tentu saja dengan mempertimbangkan minat dan latar siswa di sekolah masing-masing. Jika belum mampu melakukan ini, guru dapat memilih wacana lain yang lebih baik.

Untuk meningkatkan kualitas buku Bina Bahasa Indonesia jilid 4B, 5B, dan 6B –terutama dari segi keterbacaan wacananya–, sebaiknya tim penulis buku itu melakukan uji keterbacaan dan keterpahaman terhadap semua wacana dalam ketiga buku tersebut. Ini penting, karena   hasil penelitian ini hanya berlaku untuk wacana sampel dan siswa sampel.

Kata Kunci: Tes lesap, keterpahaman, keterbacaan

 

BAS, Bandung

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 2, 2011 in Uncategorized

 

2 responses to “KETERBACAAN WACANA BUKU BINA BAHASA INDONESIA DAN KETERPAHAMANNYA OLEH SISWA SDN KARANGPAWULANG 4 KOTA BANDUNG TAHUN AJARAN 2009-2010

  1. Isna Sulastri

    Januari 10, 2011 at 3:36 am

    Ini merupakan wujud dedikasiku di dunia pendidikan, semoga ada yang melanjutkan usaha seperti ini. Amin.

     
  2. ridwan

    Maret 11, 2012 at 4:15 pm

    assalamualaikum
    Ibu, Mba..
    ada buku/modul Membaca 2 karangan Hardjasujana tidak.

    tolong infonya ya Bu, Mba, Bpk..
    kirim infonya ke 087899763636 ata email mridwanun@yahoo.com

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: